Pengaruh metode pliometrik barrier hops, pliometrik knee tuck jump, dan daya ledak terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok

Authors

  • Aep Rohendi STKIP Pasundan
  • Ali Budiman STKIP Pasundan

DOI:

https://doi.org/10.37742/jpoe.v2i1.27

Keywords:

metode pliometrik barrier hops, metode pliometrik knee truck jump, daya ledak otot, lompat jauh

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh metode pliometrik barrier hops, dan pliometrik knee truck jump pada hasil belajar lompat jauh berdasarkan daya ledak otot tungkai siswa di SMPN 3 Lembang yang terdiri dari 21 kelas dengan total siswa sebanyak 630 orang. Metode yang digunakan untuk mengungkap permasalahan ini adalah metode eksperimen dengan desain factorial 2 x 2. Pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Jumlah sampel sebanyak 60 orang yang terdiri atas dua kelas terpilih. Analisis data menggunakan Analysis of Varians (ANOVA) dan uji lanjut dengan Uji Tukey. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian metode pliometrik barrier hops dan metode pliometrik knee tuck jump terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok. Kelompok siswa yang memiliki daya ledak tinggi memiliki hasil yang lebih baik bila menggunakan metode pliometrik barrier hops. Begitupun kelompok siswa yang memiliki daya ledak rendah memiliki hasil yang lebih baik apabila menggunakan metode pliometrik barrier hops dibanding dengan knee tuck jump. Terdapat interaksi antara metode pembelajaran pliometrik dan daya ledak terhadap hasil belajar lompat jauh. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu secara keseluruhan penerapan metode pliometrik barrier hops lebih unggul dibandingkan dengan metode knee truck jump apabila diterapkan pada hasil lompat jauh.

Published

2020-04-30 — Updated on 2020-04-30